This post has already been read 6 times!

JAKARTA, Monasnews – Dewan Perwakilan Rakyat Jumat (18/5/2018) pagi ini menggelar Rapat Paripurna. Adapun agendanya adalah pembukaan Masa Sidang Kelima Tahun Sidang 2017-2018.

Surat Kesekjenan DPR RI nomor: PW/09039/DPR RI/V/2018 perihal undangan Rapat Paripurna menyebutkan bahwa keputusan pelaksanaan rapat paripurna tersebut diambil setelah dilakukannya rapat konsultasi Badan Musyawarah DPR RI pada 25 April 2018.

Dalam rapat paripurna tersebut diagendakan Ketua DPR Bambang Soesatyo akan membacakan pidato pembukaan masa sidang kelima.

Selain itu, mendengarkan keterangan pemerintah mengenai kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019.

Pembukaan masa sidang tersebut dilakukan setelah masa reses pada 30 April hingga 17 Mei 2018.

Masa Sidang Kelima Tahun Sidang 2017-2018 akan berjalan mulai 18 Mei hingga 27 Juli 2018.

Masa sidang kali ini menjadi terasa istimewa sekaitan dengan rencana untuk menyelesaikan revisi UU antiterorisme sebagai payung hukum aparat dalam mengatasi aksi teror di Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, pascaserangan teror ke Mapolda Riau, Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers menyatakan akan menerbitkan Perppu andai revisi UU Terorisme tidak kunjung selesai.

Pernyataan Presiden itu direspons DPR dengan melakukan pertemuan pimpinan parlemen yang menghasilkan kesepakatan bahwa revisi UU tersebut akan tuntas pada Mei ini.

Categories: NASIONAL SOSPOL