Dua anggota ISIS terbunuh dalam konfrontasi dengan tentara Irak, yang lain ditangkap di Mosul

MOSUL, IRAK, Monasnews –  Pasukan keamanan Irak menembak mati dua anggota negara Islam (ISIS), sementara gerilyawan lainnya berhasil ditangkap di utara kota tersebut, kata sebuah sumber keamanan kepada Shafaq News.

Pasukan Pasukan Mobilisasi Kesukuan, yang didukung oleh jet Koalisi yang dipimpin A.S., menghancurkan sebuah terowongan, di mana dua anggota ISIS bersembunyi. Mereka melakukan konfrontasi dengan pasukan, yang berhasil membunuh mereka di desa Badush, sebelah barat Mosul, kata sumber tersebut, Senin.

Pasukan, menurut sumbernya, mengetahui tentang terowongan melalui reflektor yang digunakan untuk mentransfer listrik.

Dalam berita terkait, al-Hashd al-Shaabi (Pasukan Mobilisasi Populer) menangkap enam saudara laki-laki, yang tergabung dalam negara Islam, di kota Talkeef, utara Mosul.

Anggota tersebut dituduh membunuh puluhan warga sipil di selatan Mosul, sumber tersebut menambahkan.

Pada hari Minggu, departemen urusan lokal di Niniwe mengatakan bahwa pasukan berhasil menangkap seorang pemimpin negara Islam, bersama dengan salah seorang kerabatnya yang merupakan seorang tentara wajib militer di Niniwe.

Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi mengumumkan, pada bulan Desember, pembebasan penuh tanah Irak, yang mengumumkan berakhirnya perang melawan anggota ISIS.

Ribuan militan IS serta warga sipil Irak tewas sejak kampanye pemerintah, yang didukung oleh pasukan paramiliter dan koalisi diluncurkan pada bulan Oktober 2016 untuk memerangi kelompok militan tersebut, yang mengumumkan “khilafah” dari Mosul pada bulan Juni 2014.

Leave a Reply