Dukungan Pembiayaan Usaha dan Proyek

Salah satu kendala dalam mengembangkan bisnis adalah pembiayaan. Kadang-kadang, pengusaha enggan memanfaatkan fasilitas perbankan, karena syaratnya yang cukup berat, termasuk di antaranya bunga kreditnya yang cukup tinggi.

Sebenarnya, tersedia pembiayaan dari berbagai lembaga, dan bahkan perorangan juga menyediakan pendanaan. Skemanya sedikit berbeda dengan perbankan. Tetapi, pencairannya biasanya menggunakan jalur perbankan. Jika tidak menggunakan mekanisme perbankan, harap berhati-hati, karena ada kemungkinan sumbernya money laundering (pencucian uang). Bukannya bikin enak berbisnis, bisa jadi malah buntutnya berurusan dengan yang berwajib.

Bagi Anda yang memiliki  perusahaan atau klien Anda membutuhkan dukungan pendanaan untuk proyek baru , ekspansi, up grade dll, bisa menghubungi kami.  Funder kami siap membantu pembiayaan proyek perusahaan Anda dengan sistem profit sharing 60% pendana :40 owner.
Pembiayaan start dari US$ 10 juta atau sekitar Rp 135 Miliar sampai dengan Rp 5 Triliun atau lebih. Besarannya sangat tergantung dari proposal yang diajukan.

Adapun syarat dan mekanismenya sebagai berikut :

Data-data yang perlu dilengkapi :
* Profile company
* Perijinan lengkap untuk proyek yang bersangkutan/
* Data kepemilikan lahan. Apabila belum ada, maka masukan dalam buged anggaran.
* Cashflow dan proyeksi Project
* Site Plant perencanaan, materplant blue print ( untuk project building/apartemen/Pabrik)
* Dokumen dijilid dengan hardcover 3, berwarna
* Biaya admi asuransi di 0.17% dr nilai proyek. Dana masuk dana bisa dibagi menjadi 2 atau 3 tahapan.
* Rekening Penampung perusahaan giro Prioritas atau rekening aktif dollar.
* Sharing Profit 60%:40%
* Jangka Waktu kerjasama 5 thn.
* Dimungkinkan untuk memilih opsi utang murni dengan beban bungan 8% per tahun.

Makanisme proses :
1. Onwer dan Funder tanda tangan MOU, berkas di legalisir notaris.
2. Pemohon (owner) menyerahkan dana ke pihak funder untuk membayar asuransi lindung nilai sebesar 0.17%
3. Owner melakukan pengurusan KYC ke bank tempat buka rekening dengan dibantu oleh Bank Officer-nya (BO).
4. Rekening penampungan harus dibuka di kantor pusat bank
yang bersangkutan dan Cabang Utama. Bank yang bisa melayani untuk kerjasama ini adalah: BNI, BCA, OCBC, HSBC, MAYBANK, STANDARD CHARTERED BANK..
5. Selanjutnya proses untuk pengiriman dana BO to BO, dengan waktu relatif sesuaikan kondisi perbankan.

Demikian informasi ini, semoga bermanfaat untuk usaha Anda. Jangan segan-segan untuk menghubungi
Sumarno  via WA/ TELP +6281210134480

Leave a Reply