Dulu bersaing, kini Rework dan GoWork merger menjadi GoRework

JAKARTA, Monasnews – Penyedia ruang kerja bersama yang didukung modal di Indonesia, Rework, mengumumkan bahwa  perseroan merger dengan GoWork —perusahaan yang salama ini menjadi pesaingnya—  sudah purna. Mereka pub sepakat membuat  entitas baru, Go-Rework.

Menurut sebuah rilis oleh Rework, perusahaan baru tersebut akan memiliki lebih dari 3.500 m persegi  ruang operasi di lima lokasi di kawasan pusat bisnis Jakarta. Penggabungan juga akan melihat para pendirinya memimpin tim gabungan lebih dari 20 profesional yang memperluas usaha ini ke lebih dari 20.000 meter persegi di 50 lokasi di Indonesia pada 2018.

Dengan pesatnya pertumbuhan startup digital, didukung oleh beberapa inisiatif pemerintah di sektor teknologi, Indonesia melihat semakin banyak bisnis muda yang mencari ruang kerja modern yang fleksibel dengan komponen masyarakat yang kuat.

Bisnis ini adalah target pengguna untuk banyak ruang kerja bersama di Indonesia, termasuk Go-Rework.

“Misi kami adalah menciptakan platform komunitas bisnis yang paling berharga di Indonesia, menyediakan ruang kerja kelas dunia yang memberi inspirasi dan lengkap dengan konten dan layanan untuk membantu perusahaan berkembang dan mendukung anggota untuk menjadi yang terbaik,” CEO Go-Rework Vanessa Hendriadi.

Menurut Hendriadi, ruang kerja bersama tidak hanya ingin melayani pelanggannya melalui ruang kerja yang dirancang lebih baik, namun juga melalui teknologi mobile dan konten dan layanan masyarakat yang sangat curated.

Aplikasi mobile Go-Rework menyediakan platform digital bagi komunitas bisnis untuk terhubung, berbagi, dan berkolaborasi sekaligus melayani sebagai pasar layanan bisnis. Ini juga menyediakan akses on-demand ke pemesanan ruang kerja, pembelian tiket acara dan penagihan.

Setelah merger, perusahaan juga akan mempertahankan kedua merek individual tersebut dengan GoWork yang berfokus pada menara perkantoran premium untuk UKM dan perusahaan multinasional regional dan Re-Work yang menciptakan konsep mal dan ritel yang mengintegrasikan pekerjaan dan bermain untuk memenuhi lebih banyak usaha berorientasi teknologi.

Penggabungan tersebut mengikuti gelombang pergerakan serupa oleh pemain di industri ruang kerja bersama global. Pengerjaan ulang sendiri menerima dana $ 3 juta pra-seri A pada September tahun lalu dari sekelompok investor yang dipimpin oleh ATM Capital and Convergence Ventures, dan co-work unicorn UrWork dari China. Ini terjadi sebulan setelah raksasa kerja sama AS WeWork mengakuisisi Spacemob yang berbasis di Singapura sebagai bagian dari rencana ekspansi Asia senilai $ 500 juta setelah mendapat dana sebesar $ 500 juta yang diterima dari SoftBank dan Hony Capital.

Leave a Reply