This post has already been read 2 times!

JAKARTA, Monasnews – PT Inalum (Persero) dan PT Pertamina (Persero) menandatangani piagam dab organisasi proyek pabrik Kalsiner Dumai. Perjanjian kerjasama itu ditandatangani  oleh Direktur Operasi merangkap Plt. Direktur Pengembangan & Bisnis Inalum, S. S Sijabat dan Direktur Pengolahan Pertamina, Toharso.

“Harapan kami dengan hadirnya pihak Pertamina di pabrik peleburan Inalum dapat lebih memberi pengertian akan pentingnya kokas bagi industri peleburan aluminium, yang tidak hanya memberikan manfaat bagi Inalum namun juga untuk negara ke depannya,” kata Sijabat melalui keterangan resmi diterima Kamis (8/3).

Seperti diketahui, kokas atau Calcined Petroleum Cokes (CPC) merupakan salah satu bahan baku utama pembuatan blok anoda yang dipakai oleh Inalum dalam proses peleburan Aluminium.

Sebelumnya, Inalum pernah mendapatkan pasokan kokas dari Pertamina RU II Dumai pada 1988 sampai dengan 1992, pasokan terhenti akibat satu dan lain hal pada masa itu.

Namun saat ini, Inalum dan Pertamina dengan semangat sinergi antar BUMN akan bekerjasama membangun pabrik kokas untuk meningkatkan nilai tambah bagi masing-masing perseroan.

Pada kesempatan serupa Toharso menambahkan, proyek CPC ini sudah lama digagas, namun sampai saat ini belum terealisasikan sehingga harus segera eksekusi bersama-sama.

“Proyek ini adalah salah satu proyek yang diprioritaskan oleh Pertamina dari ratusan proyek lainnya. Insya Allah groundbreaking proyek ini dilakukan pada kuartal IV 2018 dan April 2020 pabrik CPC ini akan kita mulai pengoperasiannya,” ujar Toharso.

Categories: INDUSTRI