This post has already been read 4 times!

SINGAPURA, MONASNEWS – Indonesia menempel Filipina yang berada di ranking terbaik sebagai negara tujuan investasi di level global.

Untuk menjadi negara tujuan investasi, ada beberapa persyaratan dan standar tertentu yang harus dipenuhi  agar menjadi negara layak investasi.

Merujuk pada laporan Bank Dunia (World Bank), ada empat indikator penting bagi sebuah negara agar layak investasi, yakni masyarakat negara tersebut, lingkungan, hubungan luar negeri, dan struktur negara.

Indikator-indikator tersebut diprediksi dapat mendorong investor secara perorangan dan perusahaan untuk menanamkan modalnya pada sektor sumber daya, pasar, teknologi, bahkan brand milik negara tersebut.

Berdasarkan laporan World Bank itu, US News & World Report mengidentifikasi beberapa negara terbaik untuk berinvestasi pada tahun 2018.

Untuk mengetahui keseluruhan daftar, dilakukan survei kepada lebih dari 21.000 orang di seluruh dunia tentang 80 negara yang berbeda, dengan ukuran pada 65 atribut yang berbeda, termasuk pengaruh budaya, kewirausahaan, dan kualitas hidup.

Survei berfokus pada delapan dari 65 atribut, yakni kewiraswastaan, stabilitas ekonomi, lingkungan pajak, inovasi, keterampilan tenaga kerja, keahlian teknologi, dinamisme, dan korupsi. Selanjutnya, komentar dari lebih 6.000 peserta yang yang memilki posisi strategis dalam pengambilan keputusan pada suatu institusi di seluruh dunia dijadikan patokan untuk menentukan peringkatnya.

Peringkat ditentukan berdasarkan tiga indikator, yakni populasi, GDP, dan pertumbugan GDP pada 2016. Berikut 20 negara terbaik di dunia untuk berinvestasi dikutip sebagaimana disebutkan oleh  http://www.businessinsider.sg :

1. Filipina
Populasi: 103.3 juta

GDP: US$304.9 miliar

Pertumbuhan GDP: 6.9%

2. Indonesia
Populasi: 261.1 juta

Total GDP: US$932.3 miliar

Pertumbuhan GDP: 5%

 

3. Polandia

Population: 37.9 juta

Total GDP: US$469.5 miliar

Pertumbuhan GDP: 2.9%

 

4. Malaysia

Populasi: 31.2 juta

GDP: US$296.4 miliar

Pertumbuhan GDP: 4.2%

 

5. Singapura

Populasi: 5.6 juta

GDP: US$297.0 miliar

Pertumbuhan GDP: 2%

 

6 .Australia

Populasi: 24.1 juta

GDP: US$1.2 triliun

Pertumbuhan GDP : 2.8

 

7. Spanyol

Populasi: 46.4 juta

GDP: US$1.2 triliun

Pertumbuhan GDP: 3.3%

 

8. Thailand

Populasi: 68.9 juta

GDP: US$406.8 miliar

Pertumbuhan GDP: 3.2%

 

9. India

Populasi: 1.3 juta

GDP: US$2.3 triliun

Pertumbuhan GDP:

 

10. Oman

Populasi: 4.4 juta

GDP: US$66.3 miliar

Pertumbuhan GDP: –%

 

11. Republik Ceko

Populasi: 10.6 juta

GDP: US$192.9 miliar

Pertumbuhan GDP: 2.6%

 

12. Finlandia

Populasi: 5.5 juta

GDP: US$236.8 miliar

Pertumbuhan GDP: 1.9%

 

13.Uruguay

Populasi: 3.4 juta

GDP: US$52.4 miliar

Pertumbuhan GDP: 1.5%

 

14. Turki

Populasi: 79.5 juta

GDP: US$857.7 miliar

Pertumbuhan GDP: 3.2%

 

15. Irlandia

Populasi: 4.8 juta

GDP: US$294.1 miliar

Pertumbuhan GDP: 5.1%

 

16. Belanda

Populasi: 17.0 juta

GDP: US$770.8 miliar

Pertumbuhan GDP: 2.2%

 

17. Inggris

Populasi: 65.6 juta

GDP: US$2.6 triliun

Pertumbuhan GDP: 1.8%

 

18.Brasil

Populasi: 207.7 juta

GDP: US$1.8 triliun

Pertumbuhan GDP: –3.6%

 

19. Prancis

Populasi: 66.9 juta

GDP: US$2.5 triliun

Pertumbuhan GDP: 1.2%

20.Chili

Populasi: 17.9 juta

GDP: US$247 miliar

Pertumbuhan GDP: 1.6%

 

 

 

 

 

Categories: BISNIS & INVESTASI