This post has already been read 3 times!

JAKARTA, Monasnews – PT Intiland Development Tbk (DILD) menargetkan penjualan lahan industri di kawasan industri perseroan yakni Ngoro Industrial Estate , tahun ini akan mencapai antara 10 hektare hingga 15 hektare.

“Kami sudah memperoleh sejumlah inquiries atau permintaan dari sejumlah perusahaan industri untuk membeli lahan industri di Ngoro,” kata Direktur Manajemen Modal dan Investasi Intiland, Archied Notopradono kepada pers di Jakarta, Senin (5/3/2018).

Archied memperkirakan, tahun ini perseroan bisa membukukan penjualan antara 10 ha hingga 15 ha. Dengan estimasi penjualan bisa mencapai 10 ha, marketing sales dari penjualan kawasan industri tahun ini akan mencapai sekitar Rp200 miliar.

“Kita sudah dapat inquiries dan track record beberapa tahun ini kita berhasil menjual sekitar itu jumlahnya. Sedangkan penjualan lahan tahun ini sebagian besar kepada perusahaan industri dengan kebutuhan lahan yang relatif kecil,” katanya.

Ini berbeda dibandingkan dengan tahun lalu yang mana perseroan berhasil menjual kepada satu anchor tenant yakni Toyota Astra Motor seluas 20,3 ha.

Hal ini menyebabkan target perseroan tahun ini diturunkan dibandingkan dengan realisasi tahun lalu. Hanya saja, perseroan meningkatkan harga jual lahan sebesar 5% hingga 7% menjadi sekitar Rp2 juta per meter persegi.