LDII Kepri Deklarasikan Setia NKRI & Tangkal Radikalisme

Batam, Monasnews — Dewan Pimpiman Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Kepulauan Kepri, memastikan siap bersama komponen anak bangsa di Kepri untuk melawan radikalisme dan terorisme.

Dalam sebuah perhelatan organisasi tersebut yang digelar Minggu (5/11/2017), dengan disaksikan Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Batam, Dr Drs. H. Erizal Abdullah SH, MH, dan Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Sam Budigusdian, MH, LDII menyampaikan sikap mereka dalam penanggulangan radikalisme dan terorisme di wilayah Kepri.
Dalam pernyataan dikap yang ditandatangani oleh ketuanya H Heryadi Slamet dan Sekretaris H Haikal Hamid, ST dinyatakan bahwa, LDII tunduk dan patuh kepada pemerintah Negara Republik Indinesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

 

LDII menolak sepenuhnua paham radikalisme dan terorisme. Dalam butir ketiga, :DII menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati.

Deklarasi itu di dihdiri sekitar 900 kader LDII dan tamu undangan lainnya.

Dengan pernyataan ini, maka sudah ada dua ormas keagamaan yang mendeklarasikan anti radikalisme dan terorisme, yakni Muslimat NU dan LDII. Muslimat NU dengan dikawal oleh organisasi induknya Nahdlatul Ulama, Juma (3/11/2017) telah mendeklarasikan gerakan anti radikalisme dan terorisme.
Langkah ini tidak lepas dari kerja Polda Kepri yang senantiasa melalukan upaya komunikasi dengan segala unsur (stake holder yang ada di Kepri).

Leave a Reply