This post has already been read 3 times!

JAKARTA, Monasnews – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan perolehan pendapatan usaha sepanjang tahun ini sekitar Rp68-72 triliun.

Target capaian pendapatan usaha didukung dengan pertumbuhan dana murah yang ditargetkan mencapai Rp590 triliun. Penyaluran kredit diproyeksikan meningkat 11-13% pada akhir tahun ini.

Perseroan juga mencanangkan dapat memeroleh kenaikan net interest margins sekitar 5,7%-5,8%. Sedangkan laba operasional ditargetkan bisa sekitar Rp20-22 triliun.

Kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) bersih akan dijaga di level 2,8-3,2%. Oleh sebab itu, biaya kredit (cost of credit) akan berada pada kisaran 2,0-2,2%.

Selain itu, Bank Mandiri berencana menambah mesih ATM sebanyak 900, mesin EDC 20.000, penambahan jaringan mikro 9, serta kantor cabang 5.

Manajemen Bank Mandiri telah menyusun Rencana Bisnis Bank untuk 2018 dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi saat ini dan proyeksi perekonomian di tahun 2018, baik dari segi makro maupun mikro.

Adapun asumsi mikro dan makro yang digunakan adalah pertumbuhan PDB diperkirakan berada pada level 5,4% dengan inflasi sekitar 3,5%. Kurs Rp13.500 per dolar, pertumbuhan kredit perbankan 10-12% dengan pertumbuhan dana pihak ketiga 10-12%.

Categories: EMITEN