This post has already been read 13 times!

KUALA LUMPUR, Monasnews  – Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan Sabtu bahwa dia dan keluarganya akan menghormati larangan departemen imigrasi dalam perjalanannya ke luar negeri dan akan tetap tinggal di negara itu.

Najib mengatakan sebelumnya di Facebook, bahwa ia dan keluarganya sedang berencana berlibur di luar negeri mulai Sabtu dan akan kembali pada minggu depan.

Namun, beberapa saat kemudian, departemen imigrasi mengatakan di halaman Facebook resmi bahwa Najib dan istrinya, Rosmah Mansor, masuk daftar hitam untuk meninggalkan Malaysia.

“Saya telah diberitahu bahwa Departemen Imigrasi Malaysia tidak akan mengizinkan keluarga saya dan saya pergi ke luar negeri,” kata Najib dalam tweet setelah larangan imigrasi diumumkan.

“Saya menghormati arahan dan akan tetap bersama keluarga saya di negara ini.”

Najib, 64, kalah dari mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad dalam pemilihan umum minggu ini.

Mahathir, yang dilantik sebagai perdana menteri pada hari Kamis, telah bersumpah untuk menyelidiki skandal korupsi multi-miliar dolar pada dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB), yang didirikan oleh Najib.

Najib secara konsisten membantah melakukan kesalahan sehubungan dengan 1MDB.

Dua sumber mengatakan kepada Reuters pada hari Jumat bahwa Mahathir akan menunjuk penasihat departemen keuangan untuk mengawasi pemulihan miliaran dolar yang diduga dicuri dari 1MDB.

Najib mengatakan sebelumnya di Facebook dia menerima tanggung jawab atas kehilangan suara dalam pemilihan umum, dan ketika sedang berlibur akan mempertimbangkan posisinya sebagai presiden partai Organisasi Nasional Malaysia Bersatu (UMNO) dan ketua koalisi Barisan Nasional.

Sumber: Reuters 

Categories: GLOBAL POLITIK