This post has already been read 6 times!

Jakarta, Monasnews – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengklaim dalam menata kawasan Tanah Abang (Tenabang) di Jakarta Pusat, pihaknya telah  berkordinasi dengan  Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Kalau koordinasi, kami semua dan kami akan terus tingkatkan koordinasi dan tadi malam juga kebetulan bertemu Pak Menhub,” kata Sandiaga Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/1/2018). Menurutnya,  masukan yang terkait dengan penataan kawasan Tenabang,  akan dibahas dan dievaluasi oleh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno

 

“Kami tentunya membuka kesempatan untuk masukan-masukan itu kami tanggapi dan kaji karena ini bukan kebijakan yang permanen tapi sementara,” kata Wagub.

Sejak dilakukan pembenahan,  terjadi lonjakan penggunaan transportasi umum di kawasan Tanah Abang. Jumlahnya  cukup signifikan, dimana hingga 1 Januari mencapai 60 ribu jiwa yang menggunakan TransJakarta Explorer. Untuk kepentingan itu, PT Transjakarta menyiapkan 10 shuttle bus yang dilengkapi stiker “Tanah Abang Explorer”. Satu unit bus dapat menampung 66 penumpang, katanya.

Penataan kawasan Tanah Abang yang bertajuk #SinergiTanahAbang dilakukan dalam dua tahap. Untuk tahap pertama atau jangka pendek, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan penutupan salah satu sisi Jalan Jati Baru di depan pintu lama Stasiun Tanah Abang yang kemudian digunakan sebagai lokasi berjualan para Pedagang Kecil Mandiri (PKM).

Ada 400 tenda berukuran 2 X 2 meter yang disiapkan bagi para PKM yang terbagi atas tenda dagangan kuliner sebanyak 115 buah dan tenda dagangan nonkuliner sebanyak 265 buah.[ant]

Categories: BISNIS & INVESTASI