Pesawat Berpenumpang 71 Orang Jatuh di Dekat Moskow, Kata Pejabat Tidak Ada yang Selamat

MOSKOW, Monasnews – Sebuah Pesawat yang membawa 71 orang  telah jatuh di dekat Moskow, Rusia, dan menurut pejabat setempat, tidak seorang pun dari penumpang pesawat yang naas itu selamat.

Saratov Airlines  Flight 6W703 meledak  sekitar pukul 15.30. waktu setempat pada hari Minggu, setelah meninggalkan Bandara Domodedovo Moskow, demikian laporan kantor berita Rusia TASS.

Sebuah pesawat penumpang yang membawa 71 orang jatuh tak lama setelah lepas landas dari sebuah bandara di luar Moskow pada hari Minggu, menurut laporan.

Menteri Transportasi Rusia Maksim Sokolov mengatakan kepada Associated Press pada hari Minggu bahwa “dilihat dari segalanya, tidak ada yang selamat dari kecelakaan ini.”

Pejabat Rusia mengatakan bahwa semua 71 orang di dalamnya telah meninggal, demikian  Associated Press dan Agence France-Presse.

Saratov Airlines Flight 6W703 meledak di sekitar pukul 3.30 malam waktu setempat, setelah meninggalkan Bandara Domodedovo Moskow. “Fragmen pesawat An-148 dan beberapa mayat ditemukan di dekat desa Stepanovskoye,” kata juru bicara kementerian darurat Rusia kepada TASS.

Kantor berita Interfax Rusia mengutip layanan darurat yang mengatakan bahwa tidak ada “korban” yang selamat. Laporan tersebut melaporkan bahwa fragmen-fragmen mayat tersebar di lokasi kecelakaan di Kabupaten Ramensky, sekitar 50 kilometer tenggara ibukota Rusia.

Presiden Vladimir Putin telah menginstruksikan pemerintah untuk membentuk sebuah komisi untuk menyelidiki kecelakaan tersebut, kata juru bicara kepresidenan Dmitry Peskov kepada TASS.

“Presiden juga mengungkapkan belasungkawa yang mendalam kepada semua orang yang kehilangan keluarga dan teman mereka dalam bencana ini,” kata Peskov.

Penyebab kecelakaan itu belum diketahui. Kementerian Perhubungan Rusia mengatakan semua teori dipertimbangkan, termasuk kondisi cuaca dan faktor manusia, Interfax melaporkan.

Badan Transportasi Udara Rusia mengatakan kepada TASS bahwa pihak berwenang kehilangan kontak radio dengan pesawat beberapa menit setelah pesawat tersebut lepas landas.

Kendaraan darurat gagal mencapai lokasi tersebut dan melakukan perjalanan dengan berjalan kaki di tengah reruntuhan yang berserakan satu kilometer di sekitar desa Argunovo, menurut Interfax.

Tidak ada korban yang diidentifikasi, namun lebih dari 60 orang di pesawat tersebut berasal dari wilayah Orenburg di dekat perbatasan selatan dengan Kazakhstan, kata dinas pers pemerintah daerah tersebut.**

Leave a Reply