This post has already been read 5 times!

Surabaya, Monasnews — Jabatan Ketua Kamar Dagang dan Industri  (Kadin) Jawa Timur, rupanya tak cukup untuk membunyikan dan menyalakan nama La Nyalla Mattalitti dalam bursa pencalonan gubernur Jawa Timur, sehingga dia gagal total meraih dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk bergabung dengan Partai Gerindra mengajukannya sebagai calon gubernur Jatim bertanding dengan Saifulah Yusuf dan Khofifah Indarparawansa, yang sudah mengantongi dukungan suara minimal dari partai politik.

Atas kegagalsan tersebut, La Nyalla  yang sebelumnya mendapat mandat dari Gerindra, secara resmi berkirim surat kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dengan surat bertarikh   21 Desember 2017, La Nyalla pun mengembalikan mandat kepada Partai Gerindra.

 

Gerindara memang memberi tenggat hingga  20 Desember untuk  mendapatkan dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN), guna  memenuhi syarat pencalonanya pada Pilgub Jatim.  Ketua  Kadin Jatim itu menjelaskan, usahanya  selama  untuk membujuk Ketua Umum PAN untuk Zulkifli Hasan,  agar bergabung dengan Gerindra untuk mengusung dirinya, gagal.

“Hingga batas waktu penugasan dari Partai Gerindra, belum ada keputusan dan sikap politik dari Ketua Umum PAN, Saudara Zulkifli Hasan terkait diri saya. Atas hal tersebut, saya kembalikan mandat penugasan tersebut kepada Bapak selaku pemberi tugas,” demikian ditulis Nyalla dala surat tersebut.

Partai Gerindra sebelumnya menunjuk La Nyalla  untuk maju sebagai bakal calon Gubernur Jatim. Mandat  dari  Gerindra itu  ditandatangani  Prabowo Subianto dan Sekjen Ahmad Muzani, dengan nomer surat 12-0036/B/DPP-GERINDRA/ Pilkada/2017. Dalam surat yang  ditandatangani pada 10 Desember 2017 itu.  tertera beberapa syarat yang harus dipenuhi La Nyalla, bila ingin maju sebagai calon gubernur dari Partai Geridra. Syarat dimaksud di antaranya, mendapatkan  dukungan dari partai lain, untuk melengkapi persyaratan pencalonan dan menyiapkan kelengkapan pemenangan. La Nyalla diberi  batas waktu hingga 20 Desember.  Apabila  pada batas waktu yang ditentukan belum terpenuhi, maka surat tersebut otomatis tidak berlaku.

 

Berikut kuitpan surat La Nyalla selengkapnya.

Kepada Yth,

Ketua Umum Partai Gerindra
Bapak Prabowo Subianto

Di Jakarta

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Seiring dengan berakhirnya batas waktu surat penugasan kepada saya untuk melakukan upaya politik dengan mencari dukungan koalisi partai pengusung di Pilgub Jatim, maka perlu saya sampaikan beberapa hal di bawah ini:

Saya telah berupaya menjalin komunikasi politik dengan Partai Amanat Nasional (PAN) guna memenuhi syarat pencalonan.
Saya juga telah bertemu dan berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum PAN, Saudara Zulkifli Hasan.

Hingga batas waktu penugasan dari Partai Gerindra, belum ada keputusan dan sikap politik dari Ketua Umum PAN, Saudara Zulkifli Hasan terkait diri saya.

Atas hal tersebut, saya kembalikan mandat penugasan tersebut kepada Bapak selaku pemberi tugas.
Selanjutnya, sebagai kader, saya serahkan semua keputusan politik kepada Partai Gerindra.

Demikian surat ini saya sampaikan. Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Jakarta, 21 Desember 2017

La Nyalla Mahmud Mattalitti

 

Categories: NASIONAL