Polsek Kundur Siap Kawal Pemanfaatan Dana Desa

Batam, Monasnews — Jajaran Polsek Kundur, Kab. Karimun menyatakan siap untuk mengawal pemanfaatan dana desa yang dikucurkan pemerintah.

“Kami siap, dan sejauh ini sudah dua desa kami berikan sosialisasi mengenai bagaimana dana desa yang dianggarkan pemerintah pusat, dimanfaatkan,” kata Kapolsek Kundur. Komisaris Polisi Wusnu Edhi Sadono, Jumat di kantornya.

Pemanfaatan dana desa menjadi salah satu perhatian dari Mabes Polri dan Polda Kepri. Menurut Wisnu, pihaknya akan memberikan pengawasan secara baik berkenaan dengan pemanfaatan dana desa ini. “Kalau ada kasus, saya dicopot, dan Kapolres juga akan kena dampaknya. Jadi, dalam hal ini kami akan kawal sebaik-baiknya,” katanya.

Untuk mengawal hal tersebut, Wisnu menugaskan para anggota Babin Kamtibmas untuk membina masing-masing desa yang menjadi tanggung jawab mereka. Untuk setiap dua desa, Wisnu menempatkan seorang supervisor dan pada tingkat dikoordinasikan di bawah Wakapolsel.

Wisnu menuturkan, sempat ada seorang Kepala Desa yang akan menolak dana desa, karena sudah ciut terlebih dahulu sebelum dana turun. Masalahnya, dia tidak ingin tersangkut korupsi. Namun,setelah diyakinkan bahwa akan ada asistensi dari Pemerintah Kabupaten. akhirnya mau menerima. Dana desa di Kepri berkisar antara Rp 800 juta hingga Rp 1,8 miliar.

Menurut Kapolsek, di masyarakat sendiri masih belum sepenuhnya paham menganai bagaimana dana desa dimanfaatkan. Ada yang mengira bahwa dana tersebut akan dibagikan secara tunai. Ada juga masyarakat yang berebut agar dana desa dimanfaatkan untuk pembangunan jalan di dusun mereka. Namun, setelah ditengahu Kapolsek Kudung, akhirnya ketegangan antar dua dusun, bisa diselesaikan. “Semua bisa memahami, kalau dana desa yang diperuntukkan buat pembangunan fisik, diarahkan untuk membangun jalan utama di desa tersebut,” jelas Wisnu.

Leave a Reply