This post has already been read 5 times!

JAYAPURA, Monasnews – Puluhan pasien anak penderita gizi buruk (mal nutrisi) dan campak, hingga kini masih harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupatem Asmat dan sejumlah gereja.

Mereka yang masih dirawat jumlahnya mencapai  86 pasien anak gizi buruk dan campak.  Salah satu anggota tim kesehatan KLB Asmat yang dikirim oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Yusuf Wona membenarkan bahwa   jumlah total pasien gizi buruk dan campak yang masih dirawat di rumah sakit setempat dan digereja ada 86 orang.

Dia menjelaskan,  pasien yang dirawat  di RSUD Asmat  sebanyak 36 anak penderita  gizi buruk dan campak. Dari jumlah tersebut,  29 pasien pasien  mendapat perawatan dan pengobatan di bangsal.

“Sedangkan, tujuh pasien gizi buruk dan campak masih dirawat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD),” kata Yusuf, yang juga  Kepala Seksi Kesehatan Tradisional Dinas Kesehatan Provinsi Papua itu.

Dia mengatakan, hingga Rabu (24/1) tidak ada penambahan pasien baru yang masuk ke RSUD Asmat, karena rumah sakit tersebut sudah tidak cukup menampung pasien gizi buruk yang dirujuk.

Sebanyak 50 pasien anak gizi buruk dan campak yang hendak dirujuk ke RSUD Asmat terpaksa ditampung dan dirawat di Gereja. “Mereka ditampung di Aula Gereja baik di gereja Katolik maupun di gereja lainnya yang ada di Asmat,” tambah dia.

Categories: NASIONAL