This post has already been read 4 times!

BEIRUT, Monasnews (Reuters) – Televisi pemerintah Suriah melaporkan, bahwaq rudal Israel telah menyerang sebuah posisi militer di dekat Damaskus. Atas serangan itu,  sistem pertahanan udara Suriah “menjawabnya” dengan  menghancurkan dua dari rudal Israel.

“Israel meluncurkan … beberapa rudal jenis  permukaan ke permukaan, menuju posisi militer (Suriah),” demikian laporan  televisi pemerinta Suriah tersebut. Laporan itu juga menambahkan, bahwa  ada “kerugian material di lokasi tersebut.”

Seorang juru bicara militer Israel, yang diminta konfirmasinya tegas-tegas  menolak untuk mengomentari laporan tersebut.

Observator Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan,  serangan rudal Israel  menghantam sebuah gudang senjata tentara Suriah.

Jaringan kontak di Suriah  mengatakan, bahwa serangan tersebut menyerang kota al-Kiswa di selatan ibukota Damaskus, yang menyebabkan ledakan keras.

Angkatan udara Israel  mengatakan bahwa serangan tersebut dilakukan untuk  mengantisipasi kemungkinan serangan  konvoi senjata militer Suriah. .

Israel pun khawatir  dengan pengaruh Iran yang meluas selama konflik tersebut, dan telah memperingatkan bahwa pihaknya akan bertindak melawan ancaman dari musuh regionalnya Teheran.

Iran telah memberikan dukungan penting kepada militer Presiden Bashar al-Assad dalam memerangi pemberontak Suriah dan militan Negara Islam. Milisi Syiah yang didukung Iran, termasuk Hizbullah, telah membantu Damaskus mendapatkan kembali kendali atas wilayah negara tersebut.

Dalam sebuah kunjungan ke Damaskus pada bulan Oktober, kepala militer Iran memperingatkan Israel agar tidak melanggar wilayah udara atau wilayah Suriah.

 

 

Categories: GLOBAL