This post has already been read 21 times!

Jakarta, Monasnews — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjamin hunian yang dibangun  dari program uang muka (down payment/DP ) Rp 0,-  (Nol Rupiah)  memiliki kualitas  baik dan layak huni.

“Dalam program DP Nol Rupiah, kami ingin memastikan bahwa seluruh huniannya dibangun dengan kualitas yang baik, sehingga layak untuk dihuni,” kata Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno di Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Hunian yang dapat dimiliki tanpa uang muka tersebut,  diperuntukkkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan akan dibangun oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Pembangunan Sarana Jaya.

“Ada sebanyak 700 hingga 800 unit hunian yang akan dibangun oleh PD Pembangunan Sarana Jaya. Kami mengharapkan proses pembangunannya sudah bisa dimulai pada 18 Januari 2018 mendatang,” ujar Sandiaga.  Dia meminta direksi PD Pembangunan Sarana Jaya agar mengkalkulasi  secara rinci  biaya untuk pembangunan unit-unit hunian Program DP Nol Rupiah tersebut.

“Kami minta supaya Sarana Jaya menghitung secara detail untuk pendanaannya. Kami perkirakan pembangunan unit-unit hunian Program DP Nol Rupiah itu akan membutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah tahun,” tutur Sandiaga.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman akan membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk memasarkan hunian tersebut.  “Untuk pemasaran huniannya, kami akan membentuk suatu layanan BLUD. Namun selain itu, kami juga akan terus menjalin kerja sama dengan dunia usaha untuk menjalankan program DP Nol Rupiah,” ungkap Sandiaga.

Categories: BISNIS & INVESTASI