This post has already been read 5 times!

Jakarta, Monasnews — Masa depan politiik Prabowo Subianto, belum habis! Ambisi untuk memimpin negeri ini melalui kontestasi Pilpres 2019, tampaknya masih kuat. Salah satu siasat yang disusun adalah dengan coba memenangkan pertarungan pemilihan gubernur Jawa Timur dengan memunculkan calon alternatif.

Menurut  Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS),  Mardani Ali Sera, langkah partainya bersama Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Pilgub Jatim, tidak lepas dari  skenario dan strategi pemenangan Pilpres  2019. Apabola calon yang diajukan  PKS menang di Pilgub Jatim, maka potensi untuk mengalahkan Presiden Joko Widodo di Jawa Timur pada Pilpres 2019, sangat terbuka.

Dikatakan Mardani, dua pasangan calon pada Pilgub Jatim yang sudah ada sekarang,   yaitu Syaifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa, adalah pendukung  Jokowi dalam pilpres 2019. Dijelaskan, dengan sikap  dan posisi PKS dan Gerindra sebagai  oposisi, dan  berharap pada 2019 bisa maju menantang inkumben, dengan sendirinya  pemenangan pilkada Jatim 2018 harus dalam rangka pemenangan 2019.

Sejauh ini,  ada sejumlah nama yang muncul dari kubu PKS, Gerindra dan PAN. Salah satu tokoh alternatifnya  adalah putri Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid, Zannuba Arifah Chafsoh alias Yenny Wahid.

Nama Yennt Wahid,  sudah lama muncul dan dibahas.  Pertimbangannya, selain datang dari  Nahdlatul Ulama,  seperti halnya  Syaifullah dan Khofifah, patut juga diperhitungkan atas kemungkinan suara yang tidak menginginkan  Jokowi pada pilpres 2019. Ceruk inilah yang dicermati PKS.

Yang pasti, Yenny  Wahid bukan satu-satunya nama yang dimungkinkan diusung untuk Pilgub Jatim.  Sejumlah nama sudah disodorkan dan disimulasikan oleh PKS, PAN, dan Gerindra untuk memenangkan  Pilgub Jatim 2018. ***

Categories: NASIONAL