Tentara Israel menahan wartawan Palestina setelah menyerangnya dan saudaranya

BETHLEHEM, Monasnews   – Tentara  Israel pada Senin (5/2/2018) lalu, menahan seorang wartawan Palestina  setelah menyerang dan saudaranya di kota Ramallah, Tepi Barat yang diduduki pusat, demikian kantor berita yang dimiliki oleh Otoritas Palestina (PA), Wafa.
Wafa melaporkan bahwa pasukan Israel menggerebek rumah Ahmad Arabeed, 28, seorang jurnalis yang bekerja untuk radio al-Hurriyah di Ramallah.
Pasukan Israel dilaporkan menyerang Arabeed dan salah satu saudara laki-lakinya selama penggerebekan tersebut. Wafa menambahkan bahwa tentara menahan keluarga di satu ruangan dan menyita telepon seluler mereka selama penggerebekan tersebut.
Arabeed dibawa ke lokasi yang tidak diketahui.
Penggerebekan Israel ke kota-kota dan desa-desa Palestina hampir terjadi setiap hari di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Menurut dokumentasi PBB, antara 2 dan 15 Januari, pasukan Israel melakukan pencarian dan penangkapan di Tepi Barat, dibandingkan dengan rata-rata dua mingguan dari 79 pencarian dan penahanan pada tahun 2017.

Leave a Reply