This post has already been read 3 times!

 

PHOENIX, Monasnews –  Sebuah helikopter tur yang membawa tujuh orang di pesawat jatuh di Grand Canyon, menewaskan tiga orang dan melukai empat lainnya.

Enam penumpang dan seorang pilot yang sedang menaiki helikopter Papillion Grand Canyon Helicopters ada di dalamnya saat jatuh sekitar pukul 05.20 malam waktu setempat. Sabtu di Hualapai Nation dekat Quartermaster Canyon, Kepala Polisi Daerah Hualapai Francis Bradley mengatakan, keempat yang terluka tersebut adalah pasien trauma tingkat 1 dan dirawat di tempat kejadian.

Situs web perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka menerbangkan sekitar 600.000 penumpang per tahun di Grand Canyon dan tur lainnya. Ini juga mencatat bahwa pihaknya “mematuhi peraturan keselamatan penerbangan dan peraturan yang secara substansial melebihi peraturan yang diminta oleh Federal Aviation Administration.”

Pengacara untuk kasus kecelakaan helikopter lama Gary C. Robb  yang mewakili seorang wanita yang terbakar parah dalam kecelakaan Papillion mematikan di Grand Canyon pada tahun 2001,  mengatakan bahwa perusahaan tersebut telah melakukan perbaikan besar sejak kecelakaan itu.

“Mereka telah memperbaiki kualifikasi uji coba mereka dan juga perawatan mereka selama 10 tahun terakhir dan sejauh yang saya tahu mereka tidak mengalami kecelakaan sejak 2001,” katanya.

Juru bicara Federal Aviation Administration Allen Kenitzer mengatakan Eurocopter EC130 jatuh dalam keadaan yang tidak diketahui dan mengalami kerusakan berat.

Robb mengatakan, hatinya bersama kepergian para korban.

“Ini bukan hanya fakta bahwa sebuah helikopter jatuh, ini adalah tragedi kemanusiaan. Orang-orang meninggal dan terluka parah. Ini adalah tragedi bagi manusia, “kata Robb.

Sumber: AP

Categories: GLOBAL