"Tiger Cub" ekonomi Asia Tenggara

PEREKONOMIAN  lima negara berkembang di Asia Tenggara, yang biasa  disebut sebagai “Tiger Cub Economies: Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Negara-negara berkembang ini mengikuti model ekonomi dengan berbasis ekspor yang memungkinkan Empat Macan Asia (Hong Kong, Singapura, Korea Selatan, dan Taiwan) menjadi negara industri yang sangat maju. Oleh karena itu, negara-negara Asean  tersebut bercita-cita ingin tumbuh sebagai “macan” di Asia.

1. Indonesia
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dan merupakan negara emerging market yang saat ini memiliki GDP nominal tertinggi ke-16 di dunia. Meskipun PDB nominal tinggi, PDB per kapita Indonesia jauh di bawah rata-rata global. Secara historis, ekonomi Indonesia sangat bergantung pada pertanian. Namun, ekonomi saat ini lebih terdiversifikasi. Perkiraan memperkirakan PDB Indonesia adalah $ 3.481 triliun dan PDB per kapita adalah $ 4.116. Negara ini merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dalam hal PDB.

Produksi kelapa sawit merupakan kegiatan ekonomi yang penting di Indonesia, dan merupakan pemimpin dunia di sektor ini. Negara ini memiliki industri otomotif yang berkembang dengan baik dan merupakan produsen kendaraan bermotor terbesar ke-17 di dunia. Indonesia adalah produsen mie instan terbesar kedua di dunia. Minyak kelapa sawit, briket batubara, kendaraan bermotor, telepon, komputer, dan perhiasan merupakan ekspor utama negara ini. China, Amerika Serikat, Jepang, Singapura, dan India merupakan mitra ekspor lima besar di Indonesia.

2. Malaysia
Negara Tiger Cub lainnya, Malaysia adalah negara dengan ekonomi terbesar ke 35 dan ke-23 yang paling kompetitif di dunia. PDB Malaysia (PPP) adalah $ 0,816 triliun pada tahun 2016 dan PDB per kapita adalah $ 28.281. Negara ini adalah negara Asia Tenggara ketiga yang paling makmur, dan proporsi yang signifikan dari warga Malaysia di sini menikmati standar kehidupan yang relatif tinggi. Perekonomian Malaysia berorientasi pasar, relatif terbuka berorientasi pada negara, dan beragam.

Malaysia adalah eksportir produk minyak sawit terbesar kedua di dunia. Gas alam cair, minyak bumi, mesin, kendaraan, kayu dan produk kayu, bahan kimia adalah beberapa produk ekspor top Malaysia lainnya. Mitra ekspor utama Malaysia adalah Singapura, China, Jepang, Amerika Serikat, dan Thailand.

3. Filipina
Filipina memiliki ranking  secara ekonomi terbesar ke 34 di dunia dalam hal PDB nominal, dan ini adalah  terkaya di Asia Tenggara keenam dalam hal PDB per kapita. Perekonomian Filipina berada dalam fase transisi, bergerak dari ketergantungan tinggi pada pertanian ke sektor jasa dan ekonomi berbasis manufaktur.

PDB (PPP) Filipina adalah $ 0,961 triliun pada tahun 2017, dan dan PDB per kapita diperkirakan mencapai $ 3.429. Perbedaan pendapatan yang luas ada di antara berbagai kelas sosioekonomi di negara ini. Ketimpangan pertumbuhan antara berbagai daerah di Filipina juga menjadi kenyataan.

Perakitan elektronik, manufaktur makanan, bahan kimia, perikanan, minyak bumi, proses bisnis outsourcing adalah beberapa industri terbesar di Filipina. Semikonduktor, peralatan elektronik, garmen, minyak kelapa, peralatan transportasi adalah beberapa ekspor teratas untuk bangsa. Jepang, Amerika Serikat, Uni Eropa, China, dan Hong Kong adalah lima mitra ekspor utama Filipina.

4. Thailand
Thailand memiliki ekonomi yang berorientasi ekspor, karena dua pertiga dari PDB negara tersebut berasal dari ekspor. PDB Thailand (PPP) adalah US $ 1,108 triliun, dan PDB per kapita adalah US $ 15.319. Sektor hotel dan restoran merupakan kontributor terbesar (24,9%) terhadap PDB Thailand.

Sektor terbesar berikutnya adalah perdagangan dan logistik, yang mencakup 13,4% dari PDB, diikuti oleh pertanian (8,4%). Dalam hal PDB, Thailand menempati urutan kedua sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Negara ini telah mencapai tingkat penurunan kemiskinan yang dramatis antara tahun 1988 dan 2011, ketika persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional menurun dari 65,26% menjadi 13,15%. Tingkat pengangguran di Thailand sangat rendah, namun sebagian besar penduduknya memiliki pekerjaan dengan upah sangat rendah.

Mobil, jasa keuangan, pariwisata, peralatan listrik, dan semen adalah beberapa industri terbesar di Thailand, sementara mesin, elektronik, bahan kimia, mobil dan suku cadang, tekstil, dan perabotan merupakan ekspor utama negara tersebut. China, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, dan Australia adalah lima mitra ekspor Thailand.

5. Vietnam
Vietnam memiliki ekonomi terbesar ke-47 di dunia dalam hal PDB nominal. Meskipun negara tersebut memiliki ekonomi terencana yang sangat terpusat sebelum pertengahan 1980an, sekarang negara tersebut beralih ke ekonomi campuran. Perekonomian Vietnam sangat bergantung pada investasi asing untuk pertumbuhan, dan beberapa prediksi menunjukkan bahwa ekonomi Vietnam dapat segera menjadi salah satu pertumbuhan tercepat di dunia. Negara ini memiliki PDB (PPP) sebesar $ 704.507 miliar pada tahun 2017, dan GDP per kapita adalah $ 2.459.

Sektor berikut merupakan kontributor signifikan terhadap PDB Vietnam: jasa (44%), industri (39%), dan pertanian (17%). Industri berbasis agro adalah industri terbesar di negara ini, dan beras, kopi, pakaian, minyak mentah, dan barang elektronik merupakan ekspor utama Vietnam. China, Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan merupakan pasar terbesar untuk ekspor Vietnam.

 

Leave a Reply