This post has already been read 2 times!

RAMPUNGNYA pekerjaan proyek jalan tol Ngawi Kertosono seksi III, menambah panjang daftar pembangunan megaproyek tol Trans Jawa yang diharapkan dapat membawa peranan penting dalam proses distribusi barang dan jasa yang berdampak pada sektor perekonomian, kata Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno.

Bukan hanya itu saja,  dengan adanya proyek jalan tol,  maka dapat pula menambah lapangan kerja baru, sekaligus memacu perkembangan pembangunan sehingga dapat meningkatkan ekonomi di sekitarnya.

“Peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat daerah sekitar pun semakin besar karena akses antar daerah semakin mudah. Selain itu, jalur mudik pun kini semakin lancar,” kata Rini, dalam siaran pers diterima hari ini.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah menyelesaikan pengerjaan ruas tol Ngawi-Kertosono seksi Ngawi-Wilangan sepanjang 49,5 kilometer (km).

Pada tahun ini, jalan tol Trans Jawa akan tersambung mulai dari Merak, Surabaya hingga Probolinggo. Selanjutnya, Probolinggo bakal tersambung dengan Banyuwangi, di mana saat ini pembangunannya tengah dalam tahap persiapan konstruksi.

Jalan tol Ngawi-Kertosono terbentang sepanjang 87,02 kilometer (km). Dari total 87,02 km, sekitar 49,5 km (Seksi Ngawi-Wilangan) dibangun oleh PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ). NKJ sendiri merupakan perusahaan patungan antara Jasa Marga dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Sementara untuk seksi Wilangan-Kertosono sepanjang 37,5 km sedang dibangun oleh Pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Saat ini, masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan selesai pada kuartal IV 2018.

Seksi Ngawi-Wilangan sudah mendapatkan sertifikat lulus uji dari tim Evaluasi Layak Fungsi dan Layak Operasi Jalan yang terdiri atas unsur Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Korlantas Polri, serta BPJT.

Oleh karena itu, semua spesifikasi teknis, persyaratan, fasilitas lalu lintas dan perlengkapan jalan yang ada di ruas jalan tol Ngawi-Kertosono sudah sesuai standar manajemen dan keselamatan lalu lintas.

Jalan tol Ngawi-Kertosono akan memiliki empat gerbang tol (GT), yakni GT Ngawi (dioperasikan oleh PT Jasamarga Solo Ngawi/JSN), GT Madiun, GT Caruban, dan GT Wilangan. Keempat GT tersebut melayani transaksi nontunai (cashless).

Categories: INFRASTRUKTUR