This post has already been read 3 times!

SINGAPURA, Monasnews – Uber Technologies sedang mempersiapkan untuk menjual bisnisnya di Asia Tenggara, demikian menurut laporan CNBC yang  mengutip dua sumber yang mengetahui masalah ini.

Sejauh ini menurut kedua sumber CNBC tersebut, belum ada kesepakatan yang tercapai antara Uber dengan Grab, perusahaan yang moncer di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Reuters melaporkan pada bulan November bahwa investasi multi miliar dolar Softbank di Uber telah membuka kemungkinan untuk menggabungkannya dengan yang lain.

Uber menolak berkomentar mengenai laporan tersebut.

Laporan tersebut menambahkan bahwa langkah tersebut akan meniru strategi Uber di China, di mana ia menjual bisnis pengaruhnya kepada Didi dengan kepemilikan 20% dan di Rusia, di mana perusahaan tersebut menggabungkan bisnis lokalnya dengan 37% sahamnya.